Desa Tegaron, yang terletak di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kekayaan seni dan budaya yang diwariskan turun-temurun. Tradisi lokal yang unik dan semangat masyarakat dalam melestarikan budaya menjadikan Tegaron sebagai salah satu desa dengan potensi seni dan budaya yang besar di Jawa Tengah. Beberapa kelompok kesenian di Desa Tegaron antara lain:
No Dusun Jenis Kesenian
1. Gilang Seni Rebana dan Rodad “Kubro Siswo”
2. Krajan 1 Seni Rebana
3. Krajan 2 Drum Blek
4. Karang Seni Kuda Lumping “ Sekar Arum”
Seni Angklung “ Gandrung Calung “
5. Lodoyong Seni Kuda Lumping “ Taruna Budaya “
6. Karang Bawang Seni Kuda Lumping “ Langen Mudo Santoso “
Ketoprak “ Langen Wargo Utomo “
7. Klimo Seni Kuda Lumping “ Langen Kredo Budoyo “
8. Kediran Seni Kuda Lumping “ Langen Margo Rukun “
Rebana “Wahyu Ilahi “
9. Gesing Seni Kuda Lumping “ Langen Margo Utomo “
Rebana “ Riyadhotul Jabbal “
10. Trowangi/ Tigorejo Seni Rebana

Budaya

Tradisi Sedekah Bumi

Setiap tahun, Desa Tegaron mengadakan tradisi Sedekah Bumi sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen. Acara ini diisi dengan berbagai pertunjukan seni, seperti wayang kulit, karnaval budaya, dan doa bersama.

Punden dan Upacara Adat

Desa ini memiliki punden leluhur yang menjadi pusat kegiatan adat. Upacara penghormatan leluhur sering diadakan untuk menjaga keseimbangan spiritual desa.,

Peluang Pengembangan Seni dan Budaya

Festival Budaya Tegaron

Mengadakan festival budaya tahunan untuk mempromosikan seni tradisional dan menarik wisatawan.

Wisata Edukasi Seni

Mengembangkan paket wisata edukasi, seperti belajar tari, memainkan gamelan, atau membuat kerajinan bambu. Kolaborasi dengan Seniman dan Komunitas Budaya Mengundang seniman luar desa untuk berkolaborasi dan memperkaya variasi seni lokal.