Pengembangan usaha ekonomi produktif serta pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana ekonomi antara lain:
1. Pembentukan dan pengembangan BUMDesa : BUMDesa Tegaron Gemah Ripah telah dibentuk dan sedang dalam tahap pengembangan usaha untuk peningkatan Pendapatan Asli Desa ( PAD ).
2. Pembibitan Tanaman Pangan : untuk tanaman pertanian khususnya padi di wilayah Desa Tegaron telah diberikan bantuan berupa pencarian bibit tanaman secara berkelompok dalam wilayah scoupe Desa Tegaron melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).
3. Penggilingan padi : Di Desa Tegaron terdapat beberapa penggilingan padi baik yang keliling maupun berada di wilayah setempat.
4. Kolam Ikan dan Pembenihan Ikan : Banyak warga masyarakat desa Tegaron mempunyai kolam/ empang dipekarangannya, hal ini menjadi salah satu usaha ekonomi sampingan yang bisa kembangkan.
5. Home Industri; di Desa Tegaron terdapat beberapa usaha ekonomi berskala usaha rumah tangga. Diantaranya adalah; kerajinan tangan dari anyaman bambu yang dimotori oleh Kelompok Pengkrajin “Delling Ayu “ didusun Karang , kerajinan tangan yang berbahan baku dari enceng gondok ( Abi Citra Kusuma ) didusun Krajan 1. Selain kerajinan tangan juga ada kegiatan usaha lainnya seperti pembuatan gula merah ( Gulo Jawa ) yang terbuat dari sari air pohon aren/ enau, dan aneka camilan/ snack seperti kripik begagan, pencok dll.
6. Sarana dan prasarana ekonomi lainnya : berupa tanah desa yang berada dusun Krajan 1 (Kalisemak) yang telah dibangun kios dan di tempati warga untuk usaha perekonomiannya dengan cara sewa ( Hak Guna Usaha ) dengan harga terjangkau.
Desa Tegaron selama beratus ratus tahun telah memproduksi gula aren murni, yang telah menjadi warisan leluhur. Banyak penyadap aren masih memakai cara tradisional untuk menghasilkan kualitas gula yang bagus,

Dengan stok enceng gondok di Rawa Pening, masyarakat mampu mengolahnya menjadi beberapa barang yang mempunyai nilai ekonomis sekaligus nilai utilitas. Bahkan warga melalui Abicitra Bag and Craft mampu mengekspor ke luar negeri.